Memang saat rem motor tidak memiliki masalah maka perasaan anda pasti akan lebih tenang.
Anda jadi bebas melakukan kegiatan sehari-hari ataupun touring bersama rekan-rekan sejawat.
Tapi bagaimana jika sistem pengereman pada kendaraan yang akan digunakan mengalami
masalah. Sebaiknya anda jangan paksakan keinginan anda karena hanya akan membuat
masalah nantinya.
Agar komponen dari rem bisa bekerja maksimal maka perawatan secara berkala adalah hal
yang sangat penting untuk dilakukan. Biasanya untuk pengecekan berkala pada sistem
pengereman yang menggunakan cakram dilakukan 6 bulan sekali. Pengecekan berkala ini tidak
terlalu rumit, bisa dilakukan sendiri di rumah.
Untuk melakukan pengecekan terhadap sistem pengereman yang menggunakan cakram,
perangkat yang perlu dipersiapkan adalah obeng min (-), kunci L ukuran 5, kunci pas dan sikat
kawat.
1.  Lepaskan dua baut pada kaliper dengan menggunakan obeng min (-). Karena dibawah baut
tersebut terdapat baut L yang berfungsi sebagai baut sliding untuk kampas rem. Lalu lepaskan
kaliper dari cakram dengan membuka baut dengan kunci pas.
2. Setelah kaliper terlepas dari cakram, kemudian lepas juga bracket rem. Jika bracket kering,
bisa diberi oli. Bila itu sudah dilakukan maka anda harus memeriksa piston dari kaliper. Apabila
terdapat debu pada piston sebaiknya anda bersihkan dengan menggunakan sikat kawat.
Setelah bersih maka teteskan oli untuk mempermudah gerakan piston. Tapi perlu diperhatikan
bila hal itu sudah dilakukan, lalu cek piston dengan cara menekan piston. Bila masih bisa
bekerja maka berarti tidak ada masalah. Tapi bila dengan menggunakan kekuatan tangan
sudah sulit bekerja maka terdapat masalah pada kaliper.
3. Jika kampas rem sudah aus maka secepatnya ganti dengan yang baru agar lebih aman.
Jangan lupa untuk mengecek oli rem yang terdapat pada master rem, bila isinya berkurang
tambahkan dengan oli rem yang sesuai dengan kendaraan roda dua.

Sumber : HMTC (Hartomo Mechanical Training Centre)